Anak Tidak Boleh Berpihak Dan Membenci Orang Tuanya

Anak Tidak Boleh Berpihak Dan Membenci Orang Tuanya

Konflik dalam rumah tangga orang tua bukan alasan bagi anak untuk berpihak atau membenci salah satu pihak. Dalam pandangan Islam, anak dianggap sebagai outsider (pihak luar) yang tidak terlibat dalam pertikaian antara ayah dan ibu.

Anak Tetap Wajib Berbakti Kepada Kedua Orang Tua

Meskipun ayah atau ibu melakukan kesalahan besar—seperti selingkuh, berjudi, meninggalkan sholat, atau perbuatan maksiat lainnya—anak tetap tidak boleh memutus hubungan atau membenci. Allah SWT memerintahkan untuk tetap berbuat baik kepada kedua orang tua.

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada KEDUA orang tuanya… dan PERGAULILAH KEDUANYA DI DUNIA DENGAN BAIK…”
(QS. Luqman: 14-15)

Jangan Ikut Campur dalam Konflik Orang Tua

Anak tidak boleh dilibatkan dalam konflik rumah tangga. Bahkan, jika ada perceraian, anak seharusnya tidak diminta untuk berpihak. Sayangnya, banyak orang tua yang memaksa anak memilih salah satu pihak, sehingga tanpa sadar mengajarkan durhaka kepada anaknya sendiri.

Hadits Tentang Larangan Membenci Orang Tua

“Keridhaan Allah tergantung pada ridha orang tua, dan murka Allah tergantung pada murka orang tua.”
(HR. Tirmidzi)

“Janganlah kamu membenci bapakmu, karena barangsiapa membenci bapaknya, maka itu merupakan perbuatan kekafiran.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Jika Terluka, Sembuhkan Bukan Menyalahkan

Jika anak mengalami luka batin akibat pola asuh yang keliru, maka setelah dewasa ia bertanggung jawab untuk menyembuhkan luka tersebut. Bukan dengan membalas, membenci, atau memutus silaturahmi, tetapi dengan memperbaiki diri dan memohon kekuatan kepada Allah.

Kesimpulan: Tugas Anak Adalah Berbakti

Tidak ada alasan dalam Islam untuk membenci orang tua, bahkan jika mereka melakukan kesalahan besar. Tugas anak adalah memperbaiki diri, tetap mendoakan orang tua, dan menjaga akhlak dalam kondisi apapun.

Dengan menjaga hubungan baik dan berbakti kepada kedua orang tua, kita menggapai ridha Allah SWT yang menjadi kunci keberkahan hidup dunia dan akhirat.

By : Satri Hadi Lubis ditulis ulang oleh team Nikahmudah

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

Copyright © 2026 Biro Jodoh